SUARA-SUARA KEJERNIHAN
Senin, 27 Mei 2019
KALA KEINGINAN TERUS MEMBUNCAH
KEINGINAN TERUS MEMBUNCAH
Jejak bhaskara terus menatah teja
walau kelam menyelimuti kisahnya
esokpun dia akan mengulang rona cerahnya ,
berbinar mega di pagi buta
relung hati terus menera denga qolabnya
berbolak balik dengan buncah hasratnya
rasa mengukir asa dengan torehan torehan maya
pikiran mengembang dengan pernak perniknya
melukis hasrat dengan angan
melambung di kaki langit yang tak berpigura
melampau batas cakrawala kemampuannya
ada pula yang mengukur dengan kemampuan diri
kadang angan melayang jauh tak menentu
runyam,mumet tak terkendali
oh sang rasa
berjuta angan mengebiri pikiran
terombang oleh perasaan yang mecerca
melepuh rasa di rundung keinginan
gejolak angan meruah dengan ratahnya
semua terbesit dari langit hati.
mengejar,menggapai.dan merengkuh.
bagai ane ane yang memotong leher padi.
bagai kunang kunang yang berlomba dengan kedipx.
seperti laron yang mengejar cahaya
terkadang keinginan tak sesuai dengan harapan.
kepapaan yang meliputi sifat manusiawi
membuatnya harus pasrah dalam ikhtiarnya
Tak menunggu,namun bergerak dengan upaya.
BERITAMU MENEMBUS RUANG DAN WAKTU
BERITAMU MENEMBUS RUANG DAN WAKTU
Pranaditha melepah tak terbatas
dari syarikahnya menjadi sebuah inti
gerakan arus dari ion ion yang berputar
bergetar dengan rambatan gelombangnya
ledakan ledakan bertubi qodratnya
tak terhingga senyawa senyawa merayap
membentuk konsfigurasi serasi
keseimbangan semesta dengan ekosistemnya
meruah sarwa,menghampar tak bertepi
prana prana berputar pada materinya
gerak getaran gelombang meruah
bahana desing dengan sengau desahnya
berceloteh dengan bahasa mistery
di gurat halinlintar kau menulis
di gemuruh rawasia kau bercerita
di pecahan riak kau berceloteh
badaipun tak letih bercanda
berkata dengan bahasamu
sandikalapun terus bertutur
tentang keagungan sahasa
kekuatanpun berpacu dari laksaan autad
mengibas perikan percikan berita
cerita yang sering terlewati
kisah yang terabaikan
tentang sejarah alam yang penuh rahasia
yang terus bergaung tak henti
bertutur dengan dengan bahasa dengung
berhikayat dengan nada riung
roh semestapun berujar lantang
namun yang mengerti akan tersenyum
kisah ini telah belangsung tak berpigura
semua telah diikrarkan
paparan demi paparan yang nyata
hanya segelintir yang mendengarnya
dan sang jagat tak perduli
terus bercerita,walau tak ada yang menyimak
berkata lantang tentang rahasianya
meski tak ada yang menggubrisnya
oh Sang Ditha kau telah membuka suhufmu
tentang masa yang telah berlalu
lembaran lembaran realita masa kini
sejarahmu di masa depan
menembus ruang dan waktu
hanya yang mengenal yang dapat memahaminya
KETIDAK TAHUANKU YANG TAHU
KETIDAK TAHUANKU YANG TAHU
Andaikan aku dapat mengatakannya padamu
pasti akan kuceritakan dengan lisanku
kan kuucapkan dengan kefasihan lidahku
namun leher terasa kecekak
tenggorokan terasa seakan terkatup
bibir tak mampu berucap
lidahpun menjadi kelu
sebuah mistry yang tak mungkin kuutarakan
kecuali,bila kau mengenalnya
kaupun akan paham sendiri
kaupun tak akan mampu mengungkapnya
sungguh sebuah rahasia yang tersimpan
terbetik nyatatanpa tedeng aling
jelas tanpa penghalang
sangat terang ,namun tak terlihat
pemikiran tak mampu menganalisa
hati tak dapat menjangkaunya
logikapun tersandung oleh keyakinan
hingga yang bendrang menjadi samar
saat ini hanya aku terpukau sendiri
karena hal itu tak terbaca oleh pengetahuan
akupun merasa bodoh
kembali kepada kedunguanku
pandir yang tak mengerti apapun
bagai si pulan yang tolol
akhirnya semua tak kugubris
biarkan saja mengalir pantarie
aku tak mau mengais angin
aku tak ingin mendulang badai
aku tak berandai andai
hanya kedunguanku yang menapak
aku melangkah tak terencana
mengenal yang tak pernah kutahu
dari ketidak tahuanku
dari kebodohanku yang terus meraba
akupun tak mau bertanya lagi
kubiarkan pertanyaanku lenyap
hingga aku tak terbeban lagi
biarlah gurat gurat bumi yang berkata
nyanyian badai yang bercerita
desir angin yang berkisah
riak riak air terus berbicara
gemercikpun menyampaikan kabar
debur ombak membawa berita
denyut nadi,detak jantung selalu berbisik
getar getarpun merambat dengan gelombangnya
aku tak ingin tahu tentang kelayapnya
semakin aku ingin mengerti tentangnya
akupun semakin tidak tahu
oh biarlah ketidak tahuanku menjala
dan ketidak tahuanku,memberi tahu tentang segalanya
Langganan:
Komentar (Atom)